Pengembangan Seni Pertunjukan Film Ruang Luar “Gerobak Bioskop”

Pengembangan Seni Pertunjukan Film Ruang Luar “Gerobak Bioskop” merupakan program Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta guna mengembangkan kembali petunjukan luar ruang bagi masyarakat menengah kebawah yang dulu kita kenal dengan nama “Layar Tancep” serta menggiatkan kegiatan komunitas yang lahir di dalam masyarakat Jakarta.

Program ini merangkul 11 komunitas masyarakat yang ada diseluruh wilayah DKI Jakarta termasuk yang berada di kepulauan seribu. Event ini berlangsung pada tanggal 19 Р28 Desember 2014 di lebih dari 65 titik di seluruh Jakarta. Masyarakat pinggiran, dalam gang-gang, dekat TPU, dekat pembungan sampah sangat terhibur dengan adanya event ini.

11 komunitas yang berperan serta dalam event ini diantaranya:

  1. Forum Lenteng
  2. SERRUM
  3. AIKON
  4. Komunitas Budaya Paseban
  5. AID Indonesia – Kepulauan Seribu
  6. Yayasan Pelita Ilmu
  7. Trotoart
  8. Klub Karya Bulu Tangkis
  9. Rumah Tanpa Jendela & KOMPENI
  10. Jakarta 32
  11. Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia

Dalam event ini Seni Budaya Khatulistiwa (SBK) ditunjuk sebagai pembuka sebelum acara dimulai dengan menampilkan tari-tarian dan musik nusantara dari seluruh Indonesia. Beberapa tarian yang di tampilkan Seni Budaya Khatulistiwa (SBK) diantaranya:

  • Tari Lenggang Nyai (Jakarta/Betawi)
  • Tari Bajidor Kahot (Jawa Barat)
  • Tari Pakarena (Sulawesi Selatan)
  • Tari Jaipong (Jawa Barat)
  • Tari Gong Mandau (Kalimantan)
  • Tari Mambre (Papua)
  • Tari Pangkur Sagu (Maluku)

Beberapa pertunjukan musik nusantara yang di tampilkan Seni Budaya Khatulistiwa (SBK) diantaranya:

  • Musik Gambang Kromong (Jakarta/Betawi)
  • Musik Kecapi Suling (Jawa Barat)
  • Musik Sape (Kalimantan)
  • Musik Tifa Fu (Papua)

Bukan hanya di wilayah kota Jakarta, tetapi event ini berlangsung juga di 2 pulau di gugusan kepulauan seribu, yaitu pulau Pari dan pulau Lancang.

Proud Of Being INDONESIA..!!

 

Tinggalkan Balasan

^